![]() |
Foto : Mahasiswa KKNT 2025 ITS Paluta membagikan obat herbal dari kayu bajakah kepada kalangan masyarakat di desa Hajoran, Padang Bolak. |
PADANG LAWAS UTARA - Mahasiswa kelompok 11 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dari Institut Teknologi dan Sains Padang Lawas Utara (ITS Paluta) tahun 2025 membagikan obat herbal yang terbuat dari kayu jenis bajakah kepada masyarakat desa Hajoran, kecamatan Padang Bolak, Jumat (28/2/2025) lalu.
Ketua kelompok 11 KKNT ITS Paluta, Farhan Siregar mengatakan bahwa kayu bajakah atau yang dikenal oleh masyarakat sekitar dengan nama "uras igung" ini sangat banyak khasiatnya.
"Khasiatnya antara lain untuk mengobati luka, diabetes, kanker dan masalah pernapasan, mengurangi rasa pegal dan masih banyak lagi,” katanya, Jumat (20/3/2025).
Selain membagikan obat herbal dari kayu bajakah tersebut, kalangan mahasiswa juga mengedukasi masyarakat terutama lansia tentang cara pengolahan obat herbal kayu bajakah ini antara lain :
1. Dipotong kecil- kecil,
2. Di jemur sampai kering dengan waktu pengeringan 3 s/d 5 hari
3. Direbus dengan air 1 s/d 2 gelas,
4. Kemudian di minum air rebusannya,
"Kalau yang kita bagikan ini sudah dipotong dan dijemur. Tinggal hanya direbus dan diminum airnya," terangnya.
Ia menambahkan, kayu bajakah saat ini masih cukup mudah ditemukan di hutan atau lingkungan sekitar desa Hajoran dan obat herbal ini sangatlah baik buat kesehatan terutama untuk kalangan lansia yang sering merasakan pegal-pegal disekujur tubuhnya.
"Terutama untuk lansia, obat herbal ini cukup baik dan masih mudah ditemukan sehingga mempermudah untuk mengurangi penyakit tanpa harus pergi ke rumah sakit, dan pastinya mengurangi biaya perobatan," pungkasnya. (AR)